Jadwal Lengkap Semifinal Piala Dunia 2018

Interbola - Babak semifinal Piala Dunia 2018 akan melibatkan empat tim; Prancis, Belgia, Inggris dan Kroasia. Pertandingan di antara tim-tim tersebut akan berlangsung pada hari Rabu (11/7) dan hari Kamis (12/7).

Prancis akan bertemu dengan Belgia. Laga tersebut akan berlangsung pada hari Rabu (11/7) pukul 01.00 WIB.

Pertandingan antara kedua kubu dipastikan akan berjalan sangat seru dengan melibatkan para pemain bintang. Prancis lolos ke babak semifinal ini setelah mengalahkan Uruguay di babak perempat final. Sementara itu Belgia mengalahkan Brasil untuk lolos ke babak empat besar ini.

Di antara kedua kubu memiliki pemain bintang masing-masing. Prancis punya nama-nama seperti Antoine Griezmann, Kylian Mbappe, Paul Pogba dan lain sebagainya. Sedangkan di kubu Belgia terdapat nama-nama seperti Kevin de Bruyne, Eden Hazard, Romelu Lukaku dan lain sebagainya. 

Timnas Inggris akan bertemu dengan Kroasia. Pertandingan antara kedua kubu bakal berlangsung pada hari Kamis (12/7) dini hari WIB.

Inggris lolos ke babak semifinal setelah mengalahkan Swedia dengan skor 2-0. Sementara itu Kroasia mengalahkan tuan rumah, Rusia, untuk lolos ke babak ini.

Para pemain bintang yang akan tampil di partai tersebut juga tak kalah mentereng. Inggris punya Harry Kane, Dele Alli, Raheem Sterling, dan seterusnya. Sementara itu di kubu Kroasia juga terdapat nama Luka Modric hingga Mario Mandzukic.

Berikut ini jadwal pertandingan babak semifinal Piala Dunia 2018:

11 Juli 2018
Prancis Vs Belgia (01.00 WIB)

12 Juli 2018
Kroasia Vs Inggris (01.00 WIB)

Tinggalkan Barca, Paulinho Resmi Balik Kucing ke Guangzhou Evergrande

Interbola - Kabar transfer mengejutkan datang dari Barcelona setelah gelandang Paulinho resmi meninggalkan klub Catalan tersebut untuk kembali ke klub lamanya, Guangzhou Evergrande.

Pada musim panas tahun lalu, Paulinho meninggalkan Evergrande untuk bergabung ke Barca dengan biaya transfer mencapai 40 juta euro.

Namun setelah hanya satu musim membela Barca, Paulinho memilih kembali ke Evergrande dengan status pinjaman selama satu tahun.

Kesepakatan ini diyakini juga memasukkan klausul kewajiban Evergrande untuk membeli secara permanen pada akhir masa pinjaman dengan biaya senilai 50 juta euro.

Menurut laporan media-media Spanyol, Paulinho akan mendapatkan kenaikan gaji hampir dua kali lipat di Evergrande, yakni dari 8,5 juta euro per tahun menjadi 15 juta euro per tahun.

Paulinho mengaku memilih kembali ke Tiongkok karena yakin bahwa level Liga Super Tiongkok sudah meningkat dibanding periode pertama kebersamannya dengan Evergrande.

"Level Liga Super Tiongkok terus meningkat dari tahun ke tahun dan prospek perkembangannya sangat bagus," ungkap Paulinho di laman resmi klub.

"Setelah menjalani latihan di Evergrande dan Barcelona, dan diikuti dengan membela Brasil di Piala Dunia, saya mendapat pengalaman yang bagus," tambahnya.

"Saya kini memilih kembali ke Liga Super Tiongkok, berharap bisa membawa lebih banyak gelar juara kepada Guangzhou dan fans," tegasnya.

Paulinho sebenarnya menjalani musim yang cukup bagus bersama Barca. Gelandang 29 tahun itu kerap menjadi pilihan utama di skuat Ernesto Valverde.

Paulinho bermain sebanyak 49 kali dengan menyumbang sembilan gol di Barca sekaligus mengantar mereka meraih gelar La Liga dan Copa del Rey.

Namun Barca memilih melepas Paulinho untuk mengosongkan satu slot pemain non-Uni Eropa. Slot ini bakal diisi gelandang Arthur yang baru bergabung pada Januari nanti.

 

Harry Kane Adalah Kapten Inggris yang Sempurna

Interbola - Kapten Inggris, Harry Kane, telah membuktikan dirinya bisa memimpin rekan-rekannya di Piala Dunia 2018. Eks pemain The Three Lions, Jamie Redknapp, bahkan tidak sungkan memberinya sebutan kapten yang sempurna.

Penyerang Tottenham itu tidak hanya mengemban tugas sebagai kapten, namun ia juga menjadi tukang gedor andalan Inggris. Dalam empat pertandingan, ia sukses membukukan empat gol dan menjadikannya sebagai striker paling subur di Piala Dunia hingga saat ini.

Dalam laga kontra Kolombia di babak 16 besar hari Rabu (4/7) kemarin, ia juga turut menyumbangkan satu gol melalui titik putih. Sayangnya, The Three Lions gagal mempertahankan keunggulan karena kebobolan gol penyama kedudukan dari bek Kolombia, Yerry Mina.

Kemampuan memimpin yang dipadukan ketajaman di depan gawang membuat Harry Kane seringkali mendapatkan banyak pujian. Dan kali ini Redknapp, yang pernah bermain untuk Inggris selama empat tahun, turut menyumbangkan kata-kata manisnya.

"Apa yang bisa saya tambahkan untuk Harry Kane? Dia fenomenal," ujar Redknapp seperti yang dikutip dari Talksport.

"Dia adalah kapten yang sempurna," tambahnya.

Harry Kane merupakan sosok yang rendah hati dan tidak banyak bertingkah di lapangan, baik bersama Inggris maupun Tottenham. Hal itulah yang membuat Redknapp terkesima dan menganggapnya sebagai panutan.

"Saya pikir Harry Kane telah menjadi panutan yang hebat, Saya melihat permainannya malam kemarin bersama anak-anak," lanjutnya.

"Dan dia adalah orang yang sangat baik dengan cara dirinya memimpin di dalam maupun luar lapangan. Dia pantas mendapatkan semua kesuksesannya pada saat ini," pungkasnya.

Pada musim ini, bersama Tottenham, ia telah mencatatkan total 48 penampilan di semua kompetisi. Selain itu, ia juga menyarangkan 41 gol dan menciptakan lima assist.

Gianluigi Buffon Resmi Gabung PSG

Interbola - Penjaga gawang legendaris Italia, Gianluigi Buffon akhirnya memiliki klub baru setelah resmi bergabung ke PSG usai akhir musim kemarin meninggalkan Juventus.

Lewat laman resmi mereka, PSG menyebut bahwa Buffon sepakat menandatangani kontrak selama satu tahun dengan opsi perpanjangan selama satu tahun lagi.

Sejak resmi meninggalkan Juventus, Buffon memang sudah dirumorkan menjadi incaran PSG. Sempat ada isu yang menyebut pria 40 tahun itu akan mendapat tugas di belakang layar, tapi kini dipastikan Buffon akan tetap melajutkan karier sepakbola profesionalnya.

 

Kroasia Kian Percaya Diri Jadi Juara Baru Piala Dunia

Interbola - Bek timnas Kroasia, Domagoj Vida mengaku timnya sudah membidik final Piala Dunia 2018 Rusia dan menjadi juara baru. Menurutnya Kroasia saat ini begitu percaya diri setelah berhasil menembus perempat final alias delapan besar.

Kroasia hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mencapai semifinal, torehan tertinggi mereka. Melihat pembagian bagan yang relatif mudah, Vida mengaku tidak ada satu pun pemain Kroasia yang meragukan kemampuan timnya.

Minggu (8/7) dini hari WIB mendatang Kroasia akan melawan Rusia di perempat final. Setelahnya, jika berhasil menang, mereka akan melawan pemenang antara Swedia atau Inggris. Artinya dua kemenangan lagi Kroasia bisa mencapai final

Perjalanan Kroasia menembus perempat final pun tidak mudah. Luka Modric dkk. harus mengalahkan Denmark lewat adu penalti di 16 besar. Kemenangan itu pun begitu penting bagi mental para pemain.

"Itu (laga vs Denmark) bukan permainan terbaik kami. Laga itu memberikan banyak tekanan, khususnya setelah kekalahan dari Portugal di Euro 2016. Kami sangat menginginkan kemenangan itu. Tidak mudah," ujar Vida dikutip dari fourfourtwo.

"Sekarang tekanan itu sedikit berkurang. Kami akan berusaha mengalahkan Rusia, dan dengan berkat Tuhan, melaju terus sampai akhir."

"Kami tidak berencana berhenti sekarang," sambungnya.

Kesuksesan Kroasia di Piala Dunia ini sungguh tak terduga. Sebab mereka hampir saja gagal lolos ke Rusia karena hanya menduduki peringkat keempat di kualifikasi. Beruntung mereka mampu lolos, dan setelah itu kepercayaan diri tim terus meningkat.

"Kami berada di situasi buruk di akhir kualifikasi tetapi kami tahu kualitas kami dan para pemain di tim kami."

"Dengan setiap kemenangan, kepercayaan diri kami tumbuh. Kami percaya kami bisa melaju sejauh mungkin di Rusia," tutup Vida.

Facebook Page